Terungkap! Satu Bos PETI Kuasai Dua Kecamatan di sungai Sekayam Penambangan Ilegal Menggila Tanpa Takut Hukum

banner 468x60

 

Sanggau, Kalbar —  Realita.Online // Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali mengguncang publik.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Ketua Umum GANN Apresiasi BNN yang Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepulauan Riau.

Kali ini, seorang bos besar diduga mengendalikan operasi penambangan ilegal secara masif di dua kecamatan sekaligus: Kecamatan Bonti, dan Kembayan.

Investigasi tim media berhasil mengungkap keberadaan sejumlah alat berat dan mesin penyedot pasir yang digunakan untuk menambang di aliran Sungai Sekayam.

Dokumentasi visual yang diperoleh memperlihatkan tiga lokasi berbeda di masing-masing kecamatan, memperkuat dugaan adanya jaringan terorganisir yang dikelola oleh satu aktor utama.

Baca Juga :  Lapor Pak Kapolres Labuhanbatu!! Masyarakat Tebinglingahara Baru Resah Kehilangan Buah Sawit, Diduga Pengedar Narkoba Main Terbang

Yang mengkhawatirkan, pelaku diduga merasa kebal hukum dan terang-terangan menentang Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Aktivitas penambangan ilegal dilakukan secara terbuka dan besar-besaran, tanpa ada rasa takut akan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Masyarakat sekitar mulai resah atas dampak lingkungan yang ditimbulkan, seperti kerusakan ekosistem sungai dan potensi bencana ekologis.

Baca Juga :  Warga Sorot Sabung Ayam di Sepauk Sintang: Diduga Dibiarkan Aparat, Picu Keresahan Sosial

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menghentikan aktivitas yang diduga melanggar hukum ini.

Apakah hukum akan tetap tajam ke bawah dan tumpul ke atas? Rakyat menanti ketegasan negara untuk menindak tegas mafia tambang ilegal yang merusak lingkungan dan melecehkan aturan negara.

( Najib )

Pos terkait